I Love What It Is

YoonKai copy

∞ I Love What It Is ∞

© Ulil L.A Present ©

••Romance,happy||PG-15||EXO-K’s Kim Jongin , GG’s Im YoonA••

Annyeong.. Ulil bikin FF ini terinspirasi dari beberapa hal, maaf kalau ada kesamaan dengan FF lain. Enjoy Guys… Happy Reading ^_^

 

Tak pernah terbayangkan oleh ku sebelumnya. Aku hanyalah seorang pembantu rumah tangga yang mendapatkan lelaki terkaya di Korea.

Kim Jongin nama lelaki itu.

Terkadang aku berfikir, apakah ini sungguhan?

Dia selalu bilang bahwa aku adalah takdirnya dan dia adalah takdir ku.

Ya. Mungkin inilah yang dinamakan takdir. Tak ada yang tak mungkin.

Aku akan selalu mencintai mu…

YoonA

*****

Ting.. Tong..

Suara bel apartement itu berbunyi. Sang pemilik itu pun bergegas membukanya.

“ Annyeonghaseyo Tuan. Im YoonA imnida. Apakah benar ini apartement Tn. Jongin?” hormat YoonA kepada pemilik apartement tersebut

“ Ah.. Annyeonghaseyo. Benar ini apartement ku. Kau pasti orang utusan eomma bukan?” ternyata si pemilik apartement tersebut tak lain adalah Jongin

“ Ne.” jawab YoonA disertai anggukan

“ Baiklah, kau sudah bisa mulai bekerja hari ini. Untung kau datang tepat waktu, habis ini tolong buatkan aku sarapan tidak pakai lama karena sebentar lagi aku akan ada meeting.” Perintah Jongin

“ Ne Tuan.” Patuh YoonA.

Tak sampai 10 menit sarapan pun sudah siap untuk disantap. YoonA membuatkan Jongin omelet sayur, kebetulan bahan masak di apartement Jongin lumayan lengkap.

“ Hm.. kau pandai memasak juga YoonA-ssi. Mulai saat ini sebelum aku berangkat ke kantor kau harus membuatkan sarapan untuk ku.” Puji Jongin

“ Bukan kah itu memang sudah tugas ku Tuan?” tanya YoonA sedikit bingung

“ Eh.. Yang tadi itu aku hanya mengingatkan, jangan sampai kau lupa. Yasudah aku berangkat, jangan membukakan pintu kecuali untuk ku dan orang tuaku.” Jongin pun melesat pergi

YoonA hanya mengangguk tanda mengerti.

*****

Sudah hampir sebulan YoonA bekerja di rumah Jongin. Saat ini pun bisa dikatakan bahwa Jongin terlihat lebih terurus.

Pekerjaan YoonA tak lain adalah membersihkan seluruh apartement, mencuci baju Jongin, menyetrika, seperti pekerjaan pembantu rumah tangga lainnya. Dan YoonA tidak pernah absen membuatkan sarapan untuk Jongin.

Tak ada yang tahu..

Ternyata beberapa minggu kebelakang ini Jongin sering sekali memperthatikan YoonA. Mulai dari YoonA memasak sampai mengerjakan pekerjaan lainnya.

Terkadang Jongin kasihan ketika melihat YoonA kelelahan. Tapi memang dasar YoonA, dia bukan anak yang mudah putus asa.

Seperti saat ini..

Jongin iseng-iseng menyuruh YoonA membuatkan kopi. Sedikit raut wajah bingung ditampakan oleh YoonA. Tapi YoonA tidak banyak bertanya lagi dan langsung membuatkan kopi.

Jongin mengendap-endap masuk ke dapur. Ia kagum melihat sosok YoonA yang tidak mudah putus asa, baik, dan bohong jika tidak cantik.

“ Yeppo…” gumam Jongin

*****

apia pa YoonA agak heran melihat tingkah Jongin. Sejak Jongin sampai rumah ia selalu tersenyum. Terbesit pertanyaan di benak YoonA,

“ Tuan maaf jika saya lancang. Saya perhatikan Tuan sedari tadi tersenyum, apakah Tuan habis memenangkan sebuah lotre?” tanya YoonA polos

Ingin sekali Jongin loncat dari gedung setinggi 40 lantai. Ia tak mengira pertanyaan apia pa meluncur (?) dari bibir indah YoonA.

` Flashback On `

Jongin datang ke rumah kedua orang tuanya. Raut wajah Jongin melihatkan keseriusannya. Orang tua Jongin sedikit bingung dengan kedatangan Jongin hari ini.

Siapa sangka?

Kedatangan Jongin ke rumah kedua orang tuanya untuk meminta restu. Ia ingin menikahi YoonA.

Orang tua Jongin sedikit tersentak. Bahkan eomma Jongin berkata, “ Kau dan YoonA sangat jauh Jongin-ah..”

Jongin sedikit kurang suka dengan penuturan eommanya itu. Bahkan dulu eommanya pernah mengatakan siapa pun yeoja yang akan dipilih oleh Jongin akan direstui, tidak melihat status.

Akhirnya appa dan eomma Jongin merestui, tapi dengan satu syarat.

YoonA harus tinggal di rumah kedua orang tua Jongin selama seminggu. Untuk mengetahui apakah YoonA cocok dengan Jongin atau tidak. Orang tua Jongin melakukan semua ini karena Jongin anak semata wayang yang mereka miliki.

Jongin pun menyetujuinya walau dengan berat hati. Berarti selama seminggu Jongin harus berpisah dengan YoonA.

` Flashback Off `

Paginya…

Hari ini pakaian Jongin bukan seperti orang yang akan berangkat ke kantor. Jongin pun menolak dibuatkan sarapan oleh YoonA.

“ Yoon-ah pagi ini cepat bereskan semua pakaian mu. Eomma menyuruh mu bekerja di rumah, menggantikan Ahjumma Park yang sedang sakit.” Kata Jongin

YoonA sedikit tersentak. apia pa boleh buat, YoonA pun menuruti perintah Tuannya itu. Sedikit perasaan sedih di lubuk hati YoonA.

*****

Ini hari-hari yang di tunggu oleh Jongin. Sudah seminggu YoonA tinggal di rumah kedua orang tuanya. Ada perasaan takut hinggap (?) pada Jongin.

Jongin sudah sampai di kediaman appa dan eomma nya. Jongin langsung disambut hangat oleh eommanya.

Eomma Jongin memeluk Jongin erat sambil berkata,

“ Selamat nak..”

Jongin tersenyum. Rasanya seperti mau meledak saat ini.

Orang tua Jongin memanggil YoonA yang sedang berada di dapur. YoonA kaget melihat kedatangan Jongin.

.

.

O_O

.

.

YoonA kaget bukan main. Ia tak menyangka bahwa dirinya sedang di “ tes ” saat ini. Dan YoonA berhasil melewati “ tes ” tersebut.

Berarti…

Yap! YoonA akan menikah dengan Jongin.

Grep

Jongin langsung memeluk YoonA. Orang tua Jongin yang melihat itu pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Bagaikan mimpi. YoonA masih tak percaya.

~CHU~

Bibir Jongin tepat mendarat di dahi mulus YoonA. YoonA hanya dapat mengerjapkan matanya. Gelak tawa pun terdengar melihat ekspresi YoonA seperti itu.

*****

YoonA pun telah resmi menjadi istri sah Jongin. Mereka berdua terlihat sangat bahagia.

In Apartement…

YoonA berdiri di balkon kamar sambil melihat pemandangan Seoul di malam hari. Jongin pun menghampiri YoonA.

“ Apa ada yang sedang kau fikirkan?” tanya Jongin sambil menatap YoonA

“ A..ah aniyo oppa. Aku hanya masih tidak menyangka saja ini semua bisa terjadi.” Jawab YoonA dengan senyum garing

Jongin hanya tersenyum menanggapi itu. Jongin memegang pundak YoonA dan mereka berdua dalam posisi saling bertatapan.

“ Chagi listen… I love what it is, regardless of caste..” kata Jongin

~CHU~

Bibir Jongin menempel pada permukaan bibir YoonA. Jongin sedikit memberi lumatan pada YoonA. Mereka berciuman cukup lama.

Mereka pun melepas tautan bibir mereka, Jongin langsung memeluk YoonA.

“ Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Kau memang di takdirkan untuk ku. Saranghae Yeobo…”

YoonA terharu mendengar perkataan suami nya itu, ia hanya bisa menangis terharu.

“ Nado saranghae oppa..”

*****

Berakhir dengan bahagia bukan?

Kalau menurut ku berakhir dengan bahagia, sangat bahagia… Bahkan saat ini kami di anugerahi 2 orang anak. Lain kali akan kuperkenalkan mereka pada kalian.

— FIN —

Chingudeul.. Ulil minta dengan sangat jika FF ini berakhir dengan sangat tidak nyambung. Alurnya ngga ngalor ngga ngidul. Ditambah dengan badai typo dimana-mana. Cerita sangat pendek.

Mohon maklum nya ya..

Oh iya jangan lupa komen..

Keep Smile

 

Advertisements

2 thoughts on “I Love What It Is

  1. Maya luoxiKim

    okey,, aku akan menunggu kalian mngenalkan anak klian padaku…aku ingin tau secepatnya.sunggu!!

RCL, please... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s