Oneshot : Short Meeting & Odd [MyungEun Version]

Myungeun copy

Tittle    : Short Meeting and Odd

Author : Ulil L.A

Genre  : Romance, mystery

Rating : G

Cast     : Kim MyungSoo INFINITE , Son Naeun A-Pink

Note    :

Ngga banyak dari Ulil.. Ini FF 100% murni dari otak Ulil, maaf kalau ada kesamaan dengan FF lainnya.. Enjoy all.. Happy Reading ^_^

` MyungSoo POV `

Iiiisshh.. apa-apaan Woohyun hyung ini?! Yang benar saja, aku harus memotret 10 macam bunga untuk majalah edisi bulan ini. Kalau itu bunga mawar mungkin dalam waktu 10 menit sudah kudapat, tapi apa? Bunga nya harus bunga langka. Menyebalkan!

Aaaahh.. iya aku lupa..

Kenalkan nama ku MyungSoo, aku bekerja di redaksi majalah Kelap-Kelip. Yap! Tugas ku adalah mencari gambar. Maksudku memotret hehehe…

“ Aish.. dimana letak taman bunga dekat-dekat sini? ”

“ Aahh.. Mian ahjumma mengganggu waktu nya sebentar. Apa ahjumma tau dimana letak taman bunga di sekitar sini? ” tanya ku pada seorang ahjumma

“ Taman bunga? Aahh.. iya dari sini kau lurus nanti di depan ada pertigaan belok ke kanan. Nah disitu ada taman bunga.” Jelas ahjumma itu

“ Oooh.. disitu ya.. Gamsahamnida ahjumma ” dengan cepat aku langsung membungkukan badan ku.

` MyungSoo POV End `

Itulah tuntutan pekerjaan MyungSoo. Sebenarnya dia bukan lah anak yang ramah, MyungSoo sangat menjekelkan. Woohyun pernah mengancamnya jika ia tak bisa berbuat baik kepada orang lain maka ia dipecat.

Jarak ke arah taman bunga lumayan jauh. Sampai akhirnya MyungSoo pun sampai di taman bunga tersebut.

“ Waahh.. indah juga bunga-bunga disini..” gumam MyungSoo

MyungSoo pun memulai aksinya (?)

Ia mulai memotret bunga yang menurutnya “langka”.

Bruk!

Saking asiknya memotret MyungSoo pun tak sengaja menabrak seorang yeoja.

“ Mianhae agasshi, gwenchana? ” tanya MyungSoo

“ N..ne.. naneun gwenchana..” jawab yeoja itu

Saat yeoja itu mencoba berdiri, tiba-tiba saja yeoja itu langsung ambruk.

“ Aw! ” pekik yeoja itu

“ Agasshi sepertinya kaki mu terkilir, sini biar aku gendong. Rumah mu dimana? Ah iya.. MyungSoo imnida.” Kata MyungSoo

“ Ah.. tidak usah, aku masih bisa berjalan sendiri. Rumah ku juga dekat dari sini. Naeun imnida.”

Jawab yeoja itu, Naeun. Naeun mengeluarkan senyumannya, senyum yang sangat manis.

DEG!

Jantung MyungSoo berdebar. Ia tak pernah melihat senyum semanis itu. Naeun yang merasa risih pun melambai-lambaikan tangannya di depan wajah MyungSoo.

“ MyungSoo-ssi gwenchana? ” tanya Naeun

“ A..ah..n..ne ” jawab MyungSoo gugup

“ Naeun-ssi.. bagaimana jika ku antar kau pulang? ” tawar MyungSoo

“ Tidak usah MyungSoo-ssi. Kalau begitu aku permisi dulu. Senang berkenalan dengan mu.” Pamin Naeun lalu membungkukan badannya.

“ O..oh baiklah. Senang berkenalan dengan mu juga.” Kata MyungSoo

Belum jauh MyungSoo berjalan, ia membalikan badannya. Nihil, MyungSoo berharap masih ada Naeun disana. Tapi malah sebaliknya.

“ Cepat sekali menghilangnya ” gumam MyungSoo

` Naeun. Ya.. Besok aku akan kembali kemari ` batin MyungSoo

Besoknya…

` MyungSoo POV `

“ Hyung, hari ini aku ke taman bunga lagi ne? kurasa bunga yang kupotret kemarin masih kurang.” Rayu ku pada Woohyun hyung

“ Tumben sekali kau. Padahal kemarin kau selalu menggerutu terus. Yasudah baiklah hati-hati.” Woohyun hyung pun akhirnya mengijinkan ku

“ Yee.. gomawo hyung ku yang paling baik..hehehe ..”

Aku pun langsung melesat pergi. Tak ingin membuang-buang waktu.

` MyungSoo POV End `

Sesampainya di taman bunga, MyungSoo mencari-cari keberadaan Naeun.

Tak berapa lama MyungSoo melihat Naeun sedang memetiki bunga matahari. MyungSoo pun menghampiri Naeun.

“ Annyeong Naeun-ssi.” Sapa MyungSoo

“ Annyeong MyungSoo-ssi.” Sapa Naeun

“ Waahh.. sepertinya kau menyukai bunga Naeun-ssi.” Basa-basi MyungSoo

“ Ne.. aku sangat menyukai bunga, apalagi bunga matahari.” Jawab Naeun

“ Apa kau setiap hari kesini MyungSoo-ssi? ” tanya Naeun

“ Aah.. tidak. Tadi aku umendapatkan tugas dari hyung ku untuk memotret beberapa bunga untuk majalah edisi bulan ini.” Jawab MyungSoo

“ Ooh begitu ” Naeun pun mengangguk mengerti

“ MyungSoo-ssi sepertinya aku tidak bisa berlama-lama. Aku harus pergi. Annyeong.” Naeun pun langsung meninggalkan MyungSoo

Seperti kemarin, Naeun menghilang dengan sangat cepat.

“ Ish.. apa dia seorang atlet lari? ” bingung MyungSoo.

Rasa penasaran MyungSoo tak hanya sampai hari itu. Besoknya MyungSoo kembali lagi ke taman bunga itu.

MyungSoo berjalan kearah kumpulan bunga matahari. Ia melihat seorang ahjumma sedang memetik bunga disana.

“ Annyeong ahjumma.” Panggil MyungSoo

Ahjumma itu pun langsung berbalik.

“ A..anu ahjumma.. hmm.. apakah ahjumma melihat seorang yeoja disini? Yah kira-kira umurnya masih 20 tahun nan.” Tanya MyungSoo

“ Apa yang kau maksud itu Naeun? ” tebak ahjumma itu

“ Jangan tanya kenapa aku bisa tahu, hampir setiap hari Naeun datang kemari untuk memetik bunga matahari. Semua orang yang bekerja disini sudah pasti mengenal Naeun. Tunggu apa kau tidak tahu? ” ahjumma itu pun langsung merubah ekspresi wajahnya

“ Maksud ahjumma? ” tanya MyungSoo bingung

“ Naeun baru saja meninggal 3 hari yang lalu. Saat dia sedang menyebrang jalan ada mobil sedan yang langsung menghantamnya ke sisi jalan. Naeun tidak dapat diselamatkan. Ia kehabisan banyak darah.” Ahjumma itu menjelaskan dengan mata yang berkaca-kaca.

Tunggu, itu tidak mungkin. Tepat 3 hari yang lalu MyungSoo dan Naeun bertemu disini. Pertemuan pertama mereka.

MyungSoo hanya dapat mematung ditempatnya. Ia masih tak percaya.

“ Dan apakah kau tahu? Wajah mu sangat mirip dengan namjachingu Naeun yang sudah meninggal 2 tahun yang lalu.” Kata ahjumma

“ Sebenarnya Naeun ingin mengunjungi makam namjachingu nya waktu itu. Namun takdir berkata lain. Mungkin saat ini Naeun sudah bahagia dengan namjachingu nya diatas sana. Ahjumma permisi dulu ya.”

MyungSoo pun langsung memberi jalan untuk ahjumma itu.

Mustahil. MyungSoo merasa semua ini mimpi. Mana mungkin MyungSoo dapat berbicara dengan makhluk yang berbeda alam dengannya?

****

Sudah 3 bulan setelah kejadian itu, kehidupan MyungSoo pun berjalan normal. Kejadian yang MyungSoo alami itu pun membuat Woohyun tertarik hingga dimuat dalam majalah edisi bulan lalu. Bertemu Yang Tercinta Walau Hanya Sebentar, itu judul nya.

Siang ini MyungSoo berencana ingin makan siang di café sebelah kantornya.

Bruk!

MyungSoo menabrak seorang yeoja.

“ Mianhae agasshi, gwenchana? ” tanya MyungSoo

Saat yeoja itu mengangkat kepalanya, MyungSoo kaget bukan main.

“ K..Kau? ” gagap MyungSoo

Tidak mungkin!

Siapa dia sebenarnya?

Ini pasti hanya halusinasi ku saja. Dia sudah mati.

` Short Meeting and Odd…`  batin MyungSoo

~TBC or END~

Hehehe…

Maaf ya kalau ending nya kayak gini, alurnya kecepetan, ngga jelas jalan ceritanya, GJ, banyak typo.  >_<

OK deh.. minta komennya ya.. hehehe..

Keep Smile 🙂

*Please read this version

SeoHan odd copy  SicaKris copy

Advertisements

9 thoughts on “Oneshot : Short Meeting & Odd [MyungEun Version]

  1. Lee Hyena

    TBC dong TBC, gapapa sih end, tapi TBC wajib! Gak maksa juga sih, tapi harus TBC! #apaini-_-”
    Nah loh kan, aneh. Apa ini sudah ada lanjutannya? Kalau ada syukurlah. Oiya, kapan-kapan berkunjung ke
    http://jiah123.wordpress.com ya, bukan punyaku sih, tapi aku jadi author disitu. Kalau linknya gak bisa ke buka maaf ya, 5005 maaf kalau gak bisa dibuka
    Reply ya, gomawo ^^

RCL, please... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s